RSS

Pembagian Sertipikat Tanah PRONA…

[caption id="attachment_1…

Pentas Kuda Lumping "Turangga In…

[caption id="attachment_1…

Jalan Santai PKK se desa Merden

Merden - Masih dalam rang…

Pelantikan dua Anggota DPRD II B…

Merden - Kamis (14/8) kem…

Gebyar Pitulasan Desa

Sudah menjadi sebuah kela…

SMP N 2 Purwanegara di desa Merd…

SMP Negeri 2 Purwanegara …

Muhasabah berjamaah menuju Merde…

Merden Desa "Idola Baru" …

Sugeng Riyadi 1435 H

"Taqobalalloohu Minnaa Wa…

Karang Taruna Urang Jaya, Hidupk…

Merden - upaya menghidupk…

Merden Adventure Trail Community…

Merden - Matric pada awal…

«
»
TwitterFacebook

Perpustakaan Desa (Rumah Baca) Jendela Dunia

Siang itu, terlihat beberapa anak-anak SD berlarian menuju ke sebuah gedung megah. Sekilas mungkin terlihat seperti rumah ibadah tapi setelah kita mendekat maka wajar saja anak-anak itu tadi berlarian berebutan, gedung itu adalah sebuah Perpustakaan desa (Rumah Baca) Jendela Dunia. Sebelum masuk, anak-anak  itu menuliskan nama alamat sekolah di buku pengunjung yang telah disediakan oleh petugas jaga, kemudian setelah itu barulah mereka dipersilahkan untuk menikmati apapun yang ada di dalam ruangan baca, ada buku-buku, ada komputer PC ada film edukasi, ada permainan puzle dan lainnya, pokoknya menarik sekali.

Gedung perpustakaan ini dibangun diatas areal tanah milik desa seluas kira-kira 560 m2, sebelumnya diatas lahan itu pernah dibangun Balai Pengobatan sebelum adanya PUSKESMAS, kemudian Gedung LKMD desa Merden. Awal munculnya pembangunan gedung ini di mandegani oleh salah satu putra terbaik Merden, Bpk Imam Budi Prasojo. Beliau bermimpi masyarakat Merden bisa seperti masyarakat di negara – negara maju yang menjadikan “Baca” sebagai tradisi dan kebutuhan dasarnya, dimana perpustakaan menjadi tempat yang mengasyikan untuk berlibur bersama keluarga. Dalam satu kesempatan lain kata beliau “Ben wong Merden ra tua ra enom ra gedhe ra cilik kabeh pada gelem maca buku“. Setelah melalui beberapa kali musyawarah dan diskusi antar tokoh pemerintah, tokoh masyarakat, ulama, tokoh pendidikan dan pemuda, disepakati penggunaan areal tanah desa yang saat itu terdapat gedung LKMD akan direnovasi total untuk dijadikan sebagai gedung Perpustakaan Desa.

Pada sekitar bulan September 2007, Perpustakaan Desa mulai dibuka untuk umum, pembukaan perpustakaan ditandai dengan kegiatan pelatihan pengelolaan perpustakaan bekerja sama dengan Yayasan LIA Jakarta. Pelatihan tersebut diikuti oleh pengurus perpustakaan sekolah SD/MI maupun SLTP/MTs se-desa Merden, perwakilan Desa dan Karang Taruna. Pada kesempatan itu pula Bapak Imam Budi Prasojo memberikan nama “Jendela Dunia” untuk Perpustakaan Desa ini, “Semoga Perpustakaan Jendela Dunia benar-benar akan menjadi Jendela Dunianya masyarakat Merden dan pada saatnya akan lahir generasi Merden yang cerdas, gemar dan cinta membaca” kata beliau dalam sambutannya.

  • http://www.bms.web.id Mufid Al-Majnun

    mantap kang… “Ben wong Merden ra tua ra enom ra gedhe ra cilik kabeh pada gelem maca buku”

    membaca memang harus dibudayakan, lebih baik lagi jika membudayakan menulis….
    salam blogger banyumas…. :)

    • http://merdenbercerita.wordpress.com merdenmembangun

      mudah-mudahan bermanfaat .. :D

    • http://merdenbercerita.wordpress.com desamerden

      Maturnuwun kang Mufid…
      Maca tuk bangun peradaban manusia